Mengertilah, bersabarlah terhadap mereka
Ketika pakaian orangtuamu terciprat sup, ketika mereka lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana ketika dahulu orangtuamu mengajarimu.
Ketika orangtuamu mengulang-ulang kata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah, mendengarkan, jangan memutus pembicaraan. Ketika kau kecil, orangtuamu selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali ia ceritakan. agar kau tidur.
Ketika orangtuamu memerlukanmu untuk memandikan, jangan marah.
Ingatkah sewaktu kecil orangtuamu harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi
Ketika orangtuamu tak paham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejek.
Pikirkan bagaimana dahulu orangtuamu begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.
Ketika orangtuamu tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapah.
Seperti orangtuamu memapahmu saat kau belajar berjalan saat kecil.
Ketika orangtuamu seketika melupakan pembicaraan kalian, berilah waktu untuk mengingat.
Sebenarnya apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau di samping mendengarkan, mereka sudah sangat puas.
Ketika kau memandang orangtuamu yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengerti dan dukunglah, seperti orangtuamu menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu orangtuamu memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani orangtuamu menjalankan sisa hidupnya.
Berikan cinta dan kesabaranmu, orangtuamu akan memberikan senyum penuh rasa syukur
Dalam senyum ini terdapat mereka yang tak terhingga untukmu.
Ingatlah, ridha Allah tergantung ridha orang tua
Sayangilah dan kasihilah mereka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar